BNNK Malang Gelar Grand Final Duta Anti Narkoba 2025. Bangkitkan Barisan Pemuda Melawan Ancaman Narkotika.
Daerah | 07-Dec-2025 10:40 WIB | Dilihat : 232 Kali
Foto ; Acara Grand Final Duta Anti Narkoba 2025. (Dok.ist)
MALANG || GIRIPOS.com — Gelombang ancaman penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Malang kembali menjadi sorotan serius. Di tengah meningkatnya angka keterpaparan remaja secara nasional, BNN Kabupaten Malang menggelar Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Malang 2025, bertempat di Pendopo Agung Kab Malang (Jl. Merdeka Timur No 3. Kiduldalem Kec. Klojen Kota Malang). Sabtu, 6 Desember 2025.
Acara tersebut sebagai langkah strategis memperkuat pertahanan generasi muda dari bahaya narkoba.
Data survei BNN bersama BRIN dan BPS pada 2023 menunjukkan prevalensi penyalahgunaan narkotika mencapai 1,73 persen atau 3,33 juta orang, dengan 312 ribu di antaranya adalah remaja. Angka ini menjadi alarm keras bahwa penyalahgunaan narkoba kini mengancam lintas usia, dari pelajar, mahasiswa, hingga kelompok profesional.
Melihat situasi yang kian kompleks, BNN Kabupaten Malang memperkuat pendekatan kreatif melalui ajang Pemilihan Duta Anti Narkoba 2025. Dengan tema “Muda Berdaya Tanpa Narkoba”, kegiatan ini mendorong lahirnya figur-figur muda inspiratif yang mampu menjadi komunikator publik gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah, kampus, dan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting setelah kompetisi serupa sempat terhenti sejak 2021. Tahun 2025 digadang sebagai titik kebangkitan barisan duta muda P4GN untuk memperluas jangkauan kampanye hidup sehat dan bebas narkoba.
Proses Seleksi Ketat, dari Roadshow Hingga Malam Penobatan.
Pemilihan duta berlangsung melalui tahapan berlapis. Roadshow di berbagai lembaga pendidikan sebagai bentuk sosialisasi awal.
Technical meeting dan walk-in interview, penyaringan peserta hingga tersisa 42 nama.
Seleksi utama, terdiri dari depth interview dan pemaparan advokasi, menghasilkan 10 pasang finalis. Pembekalan intensif, meliputi materi P4GN, public speaking, personal branding, beauty class, grooming, hingga latihan koreografi.
Proses berjenjang ini memastikan duta terpilih bukan hanya berpenampilan menarik, tetapi juga memiliki kapasitas advokasi dan pengetahuan kuat mengenai bahaya narkotika.
Sebanyak 20 finalis dari sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Malang berhasil melangkah ke tahap akhir. Mereka merupakan kombinasi pelajar, mahasiswa, dan pemuda berprestasi yang lolos melalui serangkaian seleksi ketat.
Menuju TOP 5, TOP 3, dan Penobatan Juara
Pada malam grand final, para finalis akan dikerucutkan menjadi Top 5, lalu Top 3, sebelum akhirnya dipilih :
Juara 1
Juara 2
Juara 3
BNN Kabupaten Malang menghadirkan jajaran juri kredibel, mulai dari pejabat pemerintahan hingga akademisi dan figur nasional.
Kegiatan ini mendapat perhatian luas, dengan deretan tamu undangan tingkat daerah dan provinsi, termasuk:
Bupati Malang
Kepala BNNP Jawa Timur
Ketua DPRD
Kapolres Malang
Dandim 0818/Malang-Batu
Kepala Kejaksaan Negeri
Kepala Pengadilan Negeri
Sejumlah kepala OPD, tokoh pemuda, dan berbagai duta dari lintas bidang.
Kehadiran para pejabat ini menunjukkan bahwa perlawanan terhadap narkoba bukan hanya tanggung jawab BNN, tetapi agenda bersama seluruh pemangku kepentingan daerah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan P4GN, PT Ekamas Fortuna melalui program CSR ikut ambil bagian dalam pelaksanaan Pemilihan Duta Anti Narkoba 2025. Keterlibatan sektor swasta ini menjadi bukti bahwa upaya melawan narkoba membutuhkan sinergi lintas sektor, bukan hanya aparat dan institusi pendidikan.
BNN Kabupaten Malang menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda yang kritis, berintegritas, dan berkomitmen melakukan penyuluhan bahaya narkoba. Para duta yang terpilih nantinya akan terlibat aktif dalam berbagai program P4GN di Kabupaten Malang sepanjang tahun berjalan.
( Black / HumBnn )
