DPRD kabupaten Probolinggo Menampung Aspirasi masyarakat Opo-opo Serta Sidak kelokasi yang Meresahkan Warga sekitar.

Pemerintahan | 29-Jan-2026 03:14 WIB | Dilihat : 109 Kali

Wartawan : Redaksi
Editor : Redaksi
DPRD kabupaten Probolinggo Menampung Aspirasi masyarakat Opo-opo Serta Sidak kelokasi yang Meresahkan Warga sekitar. DPRD kabupaten Probolinggo Menampung Aspirasi masyarakat Opo-opo Serta Sidak kelokasi yang Meresahkan Warga sekitar. / Redaksi (29-Jan-2026)

Probolinggo | giripos.com - DPRD kabupaten Probolinggo menyambut kedatangan warga desa opo-opo Kecamatan Krejengan pada hari Rabu (28/1/2026). Kedatangan mereka bertujuan memberiksm solusi permanen atas bencana banjir tahunan yang kerap merendam di permukiman, khususnya di Dusun Sumber Banger.

 

Komisi 111 dalam rapat bersama warga menampung aspirasi Dengan tangan terbuka untuk membedah permasalahan hulu hingga hilir. Dalam RDP sala satu warga memberikan kranologi dan fakta di lapangan yang menjadi biang keladi luapan air sungai akibat Pendangkalan di Dusun Sumber Banger membuat kapasitas tampung air menurun drastis.

 

Terkait masalah Infrastruktur Konstruksi jembatan di dusun setempat dinilai terlalu rendah sehingga sampah dan material kayu sering tersangkut dan menyumbat aliran air, dan memicu luapan ke rumah warga.

Masyarakat mencurigai adanya kerusakan hutan di kawasan hulu yang menyebabkan fungsi serapan air hilang, sehingga debit air limpasan (run-off) ke wilayah hilir meningkat tajam kami memintak Jembatan itu harus segera diperbaiki serta segerah dinormalisasi,” ungkap salah satu perwakilan warga.

 

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, Mochammad Al Fatih dengan tangan terbuka dan lapang dada merespons keluhan Ia menjanjikan langkah konkret dalam waktu singkat kami akan melakukan cek lapangan (sidak) terlebih dahulu sebelum langkah normalisasi diambil,” tegas Al Fatih di tengah RDP.

 

Untuk penanganan jangka panjang, Komisi III akan berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menyisir permasalahan di kawasan hulu. “Kami akan pastikan apakah ada masalah lingkungan di hulu yang memicu banjir di hilir. Semua harus diselesaikan secara terintegrasi,” tambahnya.

 

Rifai, salah satu warga Desa Opo-opo, berharap kunjungan dewan besok segera membuahkan aksi nyata. Mengingat cuaca ekstrem yang masih berlangsung, warga kini tinggal dalam kecemasan.

 

“Kami dihantui banjir susulan setiap kali mendung tebal. Masyarakat ingin langkah nyata secepatnya agar kami bisa tidur tenang,” pungkas Rifai.(Agung)

Related Articles