Komitmen Penuhi Kebutuhan Makanan Sesuai Standar, Petugas Lapas Banyuwangi Ikuti Uji Kompetensi Keahlian Jasa Boga
Daerah | 22-May-2024 05:25 WIB | Dilihat : 64 Kali
BANYUWANGI || Bratapos.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan makanan yang layak bagi Warga Binaan, dan sesuai standar penyajian makanan yang higienis, serta tetap memperhatikan nilai gizi.
Beberapa hal yang dilakukan, mulai dari penataan ulang dapur hingga pengusulan petugas yang bertanggung jawab di bidang pengolahan bahan makanan untuk mengikuti uji kompetensi.
Guna untuk menegaskan dan mengimplementasikan komitmen tersebut, dua petugas yang kesehariannya mengemban amanah di bidang Pengelola dan Mengolah Bahan Makanan mengikuti Uji Kompetensi Keahlian Jasa Boga, pada Selasa (21/05/2024).
Uji kompetensi tersebut, terlaksana melalui kerjasama dengan bagian Program Kompetensi Keahlian Kuliner SMK Sritanjung Banyuwangi. Kegiatan yang berlangsung di SMK Sritanjung itu juga turut dihadiri oleh Kasi Binadik Lapas Banyuwangi, Wahyu Tetuka dan Kasubsi Bimkemaswat, Dhanny Dwi.
Kepala Lapas Banyuwangi, Agus Wahono menyebut uji kompetensi ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan dalam rangka menguji kemampuan pengolahan dan penyajian bahan makanan dari petugas yang berkompeten pada bidang pengolahan bahan makanan.
“Hal ini sebagai upaya pemenuhan kebutuhan gizi bagi Warga Binaan dengan menyajikan makanan yang layak dan sesuai standar,” ujar Kalapas Banyuwangi.
Menurutnya, jasa boga merupakan salah satu keahlian dalam melakukan penyajian makanan. Karenanya sangat penting bagi petugas Pengelola dan Pengolah Bahan Makanan untuk menguasai keahlian tersebut.
“Terlebih lagi dalam setiap harinya kami harus menyediakan menu makanan bagi Warga Binaan sebanyak tiga kali, yaitu pagi, siang dan sore,” ungkap Agus Wahono.
Dari hasil uji kompetensi yang dilakukan, masing-masing petugas memperoleh hasil yang memuaskan. Hal itu menandakan bahwa kedua petugas tersebut telah kompeten pada jabatan yang diemban, yaitu pada Pengolah dan Pengelola Bahan Makanan.
Untuk itu, Agus berharap agar keahlian dan kompetensi yang dimiliki dapat dipertahankan dan selalu diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga mampu memenuhi hak Warga Binaan dengan baik.
“Tentu tujuannya agar kami mampu memberikan setiap hak bagi Warga Binaan, karena memperoleh makanan yang layak sesuai dengan kebutuhan gizi merupakan hak Warga Binaan yang diamanatkan oleh undang-undang,” pungkasnya.
Pewarta : Ruslan AG
Editor/Publisher : Shelor
