Kunjungan ke Blitar, Tim Setwapres Apresiasi Program dan Inovasi Pemkab Blitar dalam Upaya Pengentasan Stunting
Advetorial | 27-Nov-2025 02:47 WIB | Dilihat : 138 Kali
Foto : Kegiatan kunjungan Tim Setwapres dalam rangka monitoring program percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Blitar. (giripos)
BLITAR || Giripos.com — Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dalam menurunkan angka stunting kembali mendapat apresiasi. Saat melakukan kunjungan kerja ke Blitar, Tim Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) menilai berbagai program dan inovasi yang dijalankan Pemkab Blitar berhasil mempercepat langkah pengentasan stunting di daerah.
Rombongan Setwapres yang dipimpin oleh Plt. Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Pencegahan Kesehatan (KGPK) itu disambut hangat oleh Bupati Blitar beserta sejumlah kepala dinas terkait di Pendopo Ronggo Hadi Negoro (RHN), Kamis (27/11/2025).
Dalam suasana pertemuan yang penuh keakraban, Bupati Blitar, Rijanto, menegaskan komitmennya mewujudkan Generasi Emas 2045 yang bebas stunting.
“Kunjungan ini menjadi kehormatan sekaligus suntikan energi positif bagi kami. Penurunan stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi menyangkut kualitas peradaban bangsa. Dengan dukungan Setwapres, kami optimistis Kabupaten Blitar dapat lebih cepat menekan angka stunting,” ujarnya bersemangat.
Rijanto menambahkan, Pemkab Blitar terus menghadirkan langkah-langkah konkret dan terukur dalam percepatan penurunan stunting.
“Kami memperkuat intervensi spesifik dan sensitif melalui posyandu, mengonsolidasikan lintas sektor mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi hingga pemerintahan desa. Termasuk mendorong komitmen desa melalui realokasi anggaran untuk program penanganan stunting,” paparnya.
Dengan dukungan pemerintah pusat, Bupati Rijanto optimistis target penurunan stunting dapat dicapai lebih cepat dan berkelanjutan.
“Kami berharap pendampingan dari Setwapres dapat terus berlangsung sehingga capaian penurunan stunting semakin terukur, terintegrasi, dan konsisten,” tegasnya.
Dinas Kesehatan Paparkan Inovasi dan Capaian
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Christine Indrawati, turut menyampaikan berbagai inovasi program serta capaian Kabupaten Blitar dalam menekan angka stunting.
Menurutnya, kunjungan Tim Setwapres menjadi momentum penting untuk berbagi data, informasi, dan perkembangan terbaru mengenai langkah-langkah pencegahan stunting.
“Monitoring ini sangat penting agar percepatan penurunan angka stunting dapat selaras dengan target Kabupaten Blitar maupun target nasional,” jelas dr. Christine.
Ia mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Blitar pada 2024 masih berada di angka 17,8 persen, sedikit di atas target nasional sebesar 14 persen. Namun demikian, pihaknya terus memperkuat komitmen dan kerja lintas sektor.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan semua pihak agar angka stunting di Kabupaten Blitar dapat memenuhi target yang diharapkan,” imbuhnya.
dr. Christine menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kekurangan gizi, tetapi juga dipengaruhi faktor pengetahuan orang tua serta ketersediaan sarana prasarana rumah tangga, termasuk akses air bersih.
“Dengan hadirnya Tim Setwapres, kami berharap komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Blitar semakin kuat,” pungkasnya.
Setwapres Lakukan Pemantauan Program Penurunan Stunting
Sementara itu, Plt. Asisten Deputi KGPK, Siti Alfiah, menjelaskan bahwa kehadiran Tim Setwapres bertujuan untuk memantau langsung perkembangan program percepatan penurunan stunting yang telah dijalankan Pemkab Blitar.
“Kami telah menerima laporan dari Bapak Bupati dan Dinas Kesehatan mengenai progres serta perkembangan capaian penanganan stunting di Kabupaten Blitar,” tuturnya.
Selain mendukung Wakil Presiden selaku Ketua Tim Pengarah, Siti Alfiah juga bertugas sebagai Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Komitmen Kepemimpinan dalam percepatan penurunan stunting.
“Karena itu, hari ini kami hadir untuk melakukan advokasi agar pemerintah daerah, khususnya di Kabupaten Blitar, terus mengimplementasikan dan memprioritaskan penanganan stunting,” ujarnya.
Blitar Masuk Kategori Berkinerja Baik
Pada akhir kunjungannya, Siti Alfiah turut menyampaikan selamat kepada Kabupaten Blitar yang berhasil masuk dalam kategori Kabupaten/Kota Berkinerja Baik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Penetapan Blitar sebagai daerah berkinerja baik menjadi penyemangat besar bagi tenaga kesehatan dan posyandu. Di bawah kepemimpinan Bapak Bupati dan jajarannya, kami yakin percepatan penanganan stunting dapat terus dilakukan sesuai target daerah maupun nasional,” ungkapnya. (Arifbli/Amr)
