PILBUP BANYUWANGI 2024 Makin Sengit Hadirnya 3 Tokoh Berpengaruh, Ini Prediksi Forum Netizen.!!
Daerah | 07-Mar-2024 05:09 WIB | Dilihat : 43 Kali
BANYUWANGI || Bratapos.com –
Usai pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 14 Februari lalu, di tahun 2024 ini akan digelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak se-Indonesia yang meliputi Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Walikota (Pilwali).
Sesuai dengan tahapan Pemilihan Umum, Pilkada akan dilaksanakan serentak pada bulan November 2024, di Banyuwangi sendiri juga akan melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
Meski belum diketahui secara pasti, siapa saja yang akan bertarung pada Pilkada akan datang. Namun bila bercermin dari hasil Pilpres dan Pileg kemarin, memunculkan tiga nama kandidat tokoh terkemuka, bahkan tidak menutup kemungkinan Pilkada Banyuwangi akan diikuti oleh Tiga Paslon.
Ketiga nama yang digadang-gadang bakal bertarung pada Pilkada Banyuwangi yaitu, Pertama Hj.Ipuk Fiestiandani, S.Pd, sebagai seorang petahana beliau berpeluang besar untuk kembali mencalonkan dirinya. Terlebih dirinya merupakan kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang pada Pileg kemarin merupakan partai pemenang di Banyuwangi dengan perolehan 11 kursi. Apalagi bila mengacu dari hasil Pileg di Banyuwangi PDI-P bisa mengusung sendiri Cabup-Cawabup tanpa perlu koalisi dengan Partai Politik lain.
Sudah bisa dipastikan PDI-P telah berhasil mengamankan posisi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, jelas mereka akan mempertahankan kekuasaannya di eksekutif. Dan peluang istri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) terbuka lebar untuk kembali diusung oleh partai besutan Megawati Soekarnoputri itu.
Kedua adalah Dr. KH. Ahmad Munib Syafaat, LC., M.E.I atau akrab disapa Gus Munib. Beliau merupakan Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi selama tiga periode berturut-turut dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada Pileg tahun ini, dirinya tidak lagi maju dalam perebutan kursi legislatif Banyuwangi.
Secara Figur, Gus Munib merupakan sosok yang kaya berpengalaman dan bisa dibilang komplit. Lima belas tahun menjadi Anggota DPRD, selain itu beliau juga seorang rektor Universitas Islam KH Mukhtar Syafaat (UIMSYA) dan juga salah satu Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung.
Perolehan 9 kursi Legeslatif DPRD Kabupaten Banyuwangi yang didapat PKB, membuat dirinya berpeluang besar untuk mendapatkan tiket maju pada Pilbup tahun ini. Hanya saja PKB perlu menggandeng dan berkoalisi dengan Parpol lain untuk mencukupi syarat ikut berkontestasi.
Selain Gus Munib masih ada beberapa nama kader partai besutan Muhaimin Iskandar yang berpeluang untuk dicalonkan, diantaranya; Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh., M.A Anggota DPR-RI sekaligus Co-Captain IV Tim Nasional Anies-Muhaimin; Dra. Hj. Ma'mulah Harun., M.Pd.I Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur sekaligus Mantan Ketua PC Muslimat NU Banyuwangi dan Muh. Ali Mahrus., SH.I., MH Anggota sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi.
Ketiga yaitu Ir. H. Sumail Abdullah M.T Anggota DPR-RI sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Banyuwangi. Dirinya digadang-gadang maju dalam Pilbup mendatang, apalagi Ketua Umum partainya yaitu Prabowo Subianto menang dalam Pilpres tahun ini setelah berpasangan dengan anak Presiden Jokowi yaitu Gibran Rakabuming Raka Walikota Solo.
Kemenangan Prabowo jelas menjadi angin segar untuk H.Sumail turun gunung dalam Pilkada Banyuwangi. Apalagi perolehan suara Capres-Cawapres nomor urut 02 sangat signifikan di Bumi Blambangan, kedua hal tersebut jelas menjadi pertimbangan pria asal Kecamatan Wongsorejo untuk Maju dan Berlaga pada Pilbup Banyuwangi mendatang.
Keberhasilan dirinya menjadikan Anaknya Bima Rafsanjani Rafid sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dan keponakannya Asrilia Diska Ruminda sebagai Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, menunjukkan bahwa dirinya merupakan sosok yang memiliki pengaruh besar di masyarakat ujung timur pulau jawa.
Secara sistem partai dan kemampuan finansial, H. Sumail memiliki Golden tiket, tinggal keseriusan dirinya untuk mengamankan rekomendasi dari partai lainnya untuk berkoalisi mendapatkan tiket di Pilkada, mengingat perolehan kursi Partai Gerindra di DPRD Banyuwangi hanya 6 kursi. Terlebih dirinya cukup berpengalaman, dengan terpilih dan duduk di DPR-RI Dapil 3 Jatim juga menjadi faktor penentu, atas dasar itu bisa menjadi faktor untuk mengukur perolehan suaranya dalam kontestasi Pilbup di Banyuwangi.
Berdasarkan analisa serta kajian hasil Pilpres dan Pileg 2024. Koordinator Forum Netizen Banyuwangi, Yahya Umar, memprediksi jika Pilbup Banyuwangi tahun ini akan diikuti oleh tiga Pasangan Calon (Paslon).
"Prediksi kami, Pilbup Banyuwangi tahun ini hampir serupa dengan jumlah kontestan pada Pilpres kemarin, yang diikuti oleh tiga Paslon," kata Yahya Umar. Kamis (07/03/2024).
Menurutnya, lanjut Yahya, Ketiga tokoh yang berpeluang maju pada gelaran Pilkada Banyuwangi merepresentasikan dari tiga Parpol yang kadernya ikut dalam Pilpres kemarin. Dikubu 01 ada Abdul Muhaimin Iskandar Ketua Umum DPP PKB, dikubu 02 ada Prabowo Subianto Ketua Umum DPP Partai GERINDRA dan di kubu 03 ada Ganjar Pranowo yang merupakan kader dari PDI-P.
"Seperti yang sudah kita ketahui bersama, Ipuk Fiestiandani merupakan kader PDI-P, Gus Munib kader PKB, dan H. Sumail adalah kader Partai Gerindra," ujarnya.
"Berdasarkan hal tersebut, Forum Netizen Banyuwangi memperkirakan kontestan Pilbup Banyuwangi sama seperti kontestan Pilpres. Meski tidak menutup kemungkinan, nantinya hanya akan diikuti oleh dua Paslon, mengingat politik itu dinamis dan segala kemungkinan masih bisa terjadi," pungkasnya.
Pewarta : Ruslan AG
Editor/Publisher : Shelor
